John Phelan Dipecat, Gagal Wujudkan Kapal Perang Terbesar

[original_title]

Jackiecilley.com – John Phelan, Sekretaris Angkatan Laut Amerika Serikat, dipecat oleh Presiden Donald Trump akibat ketidakmampuannya dalam merealisasikan rencana pembangunan kapal perang terbaru. Pengumuman pemecatan ini datang setelah Phelan menghadapi kesulitan dalam menyiapkan rencana pengiriman kapal yang ditargetkan dalam waktu yang hampir tidak mungkin.

Kasus ini bermula sejak Desember lalu, saat Presiden Trump mengumumkan aspirasinya untuk membangun kelas kapal perang futuristik yang dipersenjatai dengan teknologi canggih, termasuk sistem tempur laser dan rudal hipersonik. Kapal perang yang direncanakan akan menjadi bagian dari “Armada Emas” ini diharapkan menjadi yang terbesar dan paling mematikan, dengan biaya mencapai USD 17 miliar untuk unit pertamanya yang dijadwalkan selesai pada tahun 2028.

Berita pemecatan ini disampaikan oleh New York Times yang mengutip sumber dari kalangan pejabat senior pertahanan. Menurut laporan tersebut, Phelan tidak berhasil menyusun rencana pengembangan kapal sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan oleh Trump. Saat Phelan menyadari ketidakmampuan industri pembuatan kapal AS untuk memenuhi permintaan tersebut, ia menyarankan agar pemerintah AS menggandeng galangan kapal Eropa. Namun, saran ini ditolak oleh Trump yang berpegang teguh pada prinsip bahwa semua kapal harus diproduksi di dalam negeri dengan material buatan Amerika.

Kondisi ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh Departemen Pertahanan AS dalam mewujudkan proyek ambisius seperti kapal perang terbaru ini, di tengah keterbatasan kapasitas industri dalam negeri yang tidak mampu memenuhi tuntutan teknologi tinggi dalam waktu cepat.

Baca Juga  Cuaca Hari Ini: Warga Indonesia Wajib Siaga pada 7 Desember 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *