Jackiecilley.com – Rezim Zionis Israel menunjukkan kemarahan setelah mengalami serangan rudal dari Iran pada Minggu malam. Serangan ini diungkapkan oleh pihak Teheran sebagai respons terhadap kampanye pengeboman militer Israel yang terus berlanjut, termasuk serangan terbaru di Beirut, Lebanon.
Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, mengecam serangan tersebut dan mendesak militer Israel untuk segera memberikan balasan. Melalui sebuah unggahan di media sosial, Ben-Gvir mengekspresikan sentimennya, menegaskan bahwa “Teheran harus terbakar malam ini.” Pernyataan tersebut diunggah dalam bahasa Ibrani pada platform X.
Angkatan Pertahanan Israel (IDF) melaporkan bahwa kepala staf mereka sedang melakukan penilaian atas situasi yang mengancam keamanan wilayah utara Israel. Menurut informasi dari IDF, Letnan Jenderal Eyal Zamir telah berkomitmen untuk mengambil tindakan terhadap musuh dengan segera setelah perintah diberikan.
Konflik antara kedua negara ini semakin memanas, menyoroti ketegangan yang telah berlangsung lama di kawasan tersebut. Sebelumnya, Teheran telah memperingatkan bahwa serangan lebih dikhawatirkan akan terjadi sebagai balasan atas tindakan Israel yang dianggap agresif.
Kondisi di wilayah tersebut saat ini sangat tidak stabil, dengan kemungkinan terjadinya eskalasi militer. Tindakan lanjutan dari kedua belah pihak akan terus dipantau oleh masyarakat internasional, yang berharap agar situasi ini tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.