Pemerintah Fokus Koperasi Sebagai Kunci Pertumbuhan 8%

[original_title]

Jackiecilley.com – Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menjadikan koperasi sebagai instrumen utama dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Farida Farichah, pada Minggu (7/6). Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang signifikan tidak akan berarti jika tidak disertai dengan pemerataan, dan koperasi diharapkan dapat menjadi solusinya, dengan salah satunya adalah Koperasi Kelurahan Desa Merah Putih (KDKMP).

Saat ini, jumlah koperasi aktif di Indonesia mencapai 222 ribu unit, dengan 83 ribu di antaranya merupakan KDKMP. Anggota koperasi terdaftar sekitar 31 juta orang, dengan modal terkumpul sekitar Rp300 triliun dan total aset mencapai Rp325 triliun. Farida menyatakan bahwa untuk memaksimalkan kontribusi koperasi dalam perekonomian, penting bagi koperasi untuk mengembangkan kapasitas produksi dan memperluas akses pembiayaan.

Pemerintah juga mendorong adopsi teknologi serta digitalisasi untuk menciptakan ekosistem koperasi yang lebih dinamis dan bersaing. Farida menekankan pentingnya konsolidasi kelembagaan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam sektor koperasi.

Sektor peternakan di Indonesia juga menjadi perhatian, di mana Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menilai bahwa sektor ini memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan melalui koperasi. Produksi susu nasional saat ini masih rendah, dengan hanya 1 juta ton per tahun, yang mencakup 20% dari total kebutuhan. Keterbatasan ini dihadapi oleh peternak rakyat yang mengelola 540 ribu sapi perah.

Program pemerintah dalam mendukung koperasi diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada produk susu impor, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dalam sektor peternakan.

Baca Juga  Staf Khusus Presiden Ajak Kolaborasi Digital untuk 64 Juta UMKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *