Jackiecilley.com – Vivo Y31d Pro resmi diluncurkan di Jakarta pada Senin, 13 April 2026. Ponsel ini hadir dengan fokus pada daya bertahan dan kapasitas baterai besar mencapai 7000mAh, menjadikannya pilihan bagi pengguna “generasi non-stop” yang sering berpindah lokasi dan minim kesempatan untuk mengisi daya.
Vivo memilih pendekatan berbeda di tengah persaingan ketat di segmen ponsel kelas menengah, di mana banyak produsen hanya menekankan pada resolusi kamera. Vivo Y31d Pro dirancang sebagai perangkat “pekerja keras” yang tahan terhadap kondisi ekstrem, bahkan memenuhi standar ketahanan militer.
Dari segi spesifikasi, vivo menawarkan tiga varian memori: RAM 6GB dengan penyimpanan 128GB seharga Rp4.299.000, RAM 8GB dengan penyimpanan 128GB seharga Rp4.899.000, dan varian tertinggi dengan RAM 8GB dan penyimpanan 256GB dijual seharga Rp5.499.000. Dalam rangka menarik minat konsumen, perusahaan memberikan penawaran cashback selama periode prapemesanan dari 13 hingga 16 April, yang membuat harga menjadi lebih kompetitif.
Meski demikian, ada pertanyaan mengenai penggunaan chipset Snapdragon 685 dalam perangkat ini, yang dianggap kurang sebanding dengan harga yang ditawarkan, khususnya untuk varian tertinggi. Vivo berusaha memposisikan diri di ceruk pasar dengan pendekatan inovatif dalam menyediakan ponsel yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga praktis bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Dengan peluncuran ini, vivo nampak ingin menegaskan bahwa kebutuhan akan daya tahan baterai dan ketahanan perangkat masih menjadi prioritas di era smartphone saat ini, meskipun dengan risiko harga yang tinggi untuk spesifikasi mesin yang tersedia.