Mentan Percepat Distribusi Pompa dan Sumur untuk Petani Gresik

[original_title]

Jackiecilley.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan langkah konkret dalam menghadapi kekeringan yang melanda Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Dalam kunjungannya ke lahan pertanian yang terpengaruh, yang mencapai lebih dari 200 hektare di Desa Munggugianti, Selasa, Amran menekankan pentingnya menjaga produktivitas pertanian untuk mendukung swasembada pangan nasional.

Pemerintah menerapkan dua strategi penanganan, yaitu memasang pompa di lokasi yang memiliki sumber air dekat sawah yang kekeringan, serta menyiapkan sumur dangkal di area yang tidak memiliki akses air. Selain itu, Kementerian Pertanian juga menyediakan beragam dukungan infrastruktur, antara lain 54 unit irigasi perpompaan, sembilan unit irigasi perpipaan, serta beberapa unit traktor untuk membantu buruh tani.

Ditemui dalam kesempatan tersebut, Amran menyatakan bahwa meskipun stok beras di Jawa Timur saat ini cukup aman dengan produksi sekitar 1,3 juta ton, pemerintah tidak ingin situasi kekeringan mengganggu hasil pertanian. Ia juga menggarisbawahi perlunya mitigas risiko kekeringan dengan tetap bekerja keras dalam koordinasi dan perencanaan.

Dalam program itu, pemerintah berencana menyederhanakan regulasi agar petani lebih mudah mengakses bantuan alat dan mesin pertanian. Amran juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Kementerian ATR/BPN untuk pembangunan kolam retensi di wilayah selatan Gresik guna memperkuat infrastruktur sumber daya air.

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, memberikan apresiasi terhadap dukungan pemerintah pusat dan menyatakan kesiapan Kabupaten Gresik untuk bersinergi dalam usaha memperkuat infrastruktur pertanian. Alif berharap bantuan ini dapat menjaga ketersediaan air dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian di daerahnya.

Baca Juga  Kemenbud Rayakan 71 Tahun KAA, Soroti Budaya untuk Perdamaian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *