KAI Rencanakan Pembangunan Hunian Vertikal di Manggarai 2026

[original_title]

Jackiecilley.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan memulai pembangunan hunian vertikal berbasis Transit Oriented Development (TOD) di Stasiun Manggarai, Jakarta, pada Juli 2026. Proyek ini merupakan bagian dari Program 3 Juta Rumah pemerintah dan bertujuan untuk mendukung perkembangan kawasan tersebut menjadi pusat bisnis baru di ibu kota.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa tahapan awal proyek ini direncanakan dimulai pada Juli hingga Agustus 2026, dengan waktu konstruksi sekitar 13 bulan hingga penyerahan unit kepada masyarakat. Pembangunan ini dilakukan di lahan seluas 2,2 hektare yang akan menampung tiga tower hunian pertama, sebelum dilanjutkan pengembangan delapan tower tambahan di area seluas 1,6 hektare. Total target unit hunian mencapai sekitar 5.000.

Hunian ini dirancang dengan integrasi yang kuat dengan transportasi publik, memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tinggal di sana. Lokasi Stasiun Manggarai dipilih karena aksesibilitasnya yang tinggi, terhubung dengan KRL, kereta bandara, LRT, dan kereta jarak jauh. Saat ini, Stasiun Manggarai melayani sekitar 300 ribu penumpang per hari dari total pengguna KRL yang mencapai 1,3 juta.

Dalam kerjasama ini, KAI menggandeng Bank Tabungan Negara (BTN) untuk pembiayaan konstruksi dan kredit kepemilikan rumah. Tipe hunian yang ditawarkan adalah dengan dua kamar tidur dan ukuran bervariasi antara 36 hingga 45 meter persegi. Harga diperkirakan mulai dari Rp500 juta untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah, sedangkan untuk unit non-subsidi dapat mencapai lebih dari Rp1 miliar tergantung tipe dan lokasi.

KAI juga membuka peluang pengembangan hunian serupa di lokasi lain karena memiliki aset lahan yang cukup luas di berbagai kota besar di Jawa dan Sumatera.

Baca Juga  Deddy Corbuzier dan Sabrina: Apakah Keduanya Sudah Berpisah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *