Industri Perhotelan Targetkan Generasi Alpha Tingkatkan Okupansi

[original_title]

Jackiecilley.com – Generasi Alpha kini diidentifikasi sebagai pasar potensial yang dapat meningkatkan tingkat okupansi hotel di Indonesia. Ketua Umum Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), I Gede Arya Pering Arimbawa, mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi pers Rakernas IHGMA yang berlangsung di Hotel Merumatta, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis, 16 April 2026.

Generasi Alpha, yang lahir antara tahun 2013 hingga pertengahan 2023, cenderung lebih banyak melakukan traveling bersama keluarga, sehingga berdampak positif pada permintaan kamar hotel. Arimbawa menekankan bahwa perilaku ini telah terlihat jelas, terutama saat libur panjang seperti Lebaran, Nyepi, dan libur sekolah, di mana tingkat okupansi hotel menunjukkan tren pemulihan.

Ada beberapa faktor yang membuat Generasi Alpha lebih memilih untuk berpergian. Selain kecenderungan mereka untuk selalu menggunakan gawai, anak-anak dari kelompok demografi ini juga memiliki ekspektasi tinggi terhadap pengalaman berwisata, serta lebih menyukai aktivitas yang interaktif dan destinasi yang ramah anak. Dengan perubahan perilaku ini, industri perhotelan dituntut untuk beradaptasi dengan cepat demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Lebih lanjut, Arimbawa menyatakan bahwa generasi sebelumnya, seperti Generasi X dan Y, juga terus menunjukkan minat untuk berwisata. Beberapa dari mereka memilih untuk menunda pernikahan guna mengeksplorasi destinasi wisata. Selain itu, perkembangan tren dari keluarga transmigran turut memberikan kontribusi, di mana generasi ketiga cenderung melakukan perjalanan kembali ke kampung halaman.

Menurut Badan Pusat Statistik, tingkat hunian kamar hotel berbintang di Indonesia pada Februari 2026 tercatat 44,89 persen, sedikit menurun dibandingkan Januari yang mencapai 47,53 persen. Rata-rata lama menginap tamu, baik asing maupun domestik, berada pada angka 1,64 hari di bulan Februari. Hal ini menunjukkan perlunya strategi baru dalam menjawab kebutuhan konsumen di masa yang akan datang.

Baca Juga  Pemberdayaan Warga Binaan Jadi Fokus Menteri Imipas WCPP ke-7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *