ASDP Siap Wangtasi Peningkatan Kendaraan di Ketapang-Gilimanuk

[original_title]

Jackiecilley.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berupaya sigap menghadapi meningkatnya arus kendaraan di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, terutama bagi truk logistik. Sekretaris Perusahaan, Windy Andale, menekankan pentingnya langkah-langkah terintegrasi untuk memastikan kelancaran operasional penyeberangan.

Dalam keterangan yang disampaikan di Banyuwangi, Jawa Timur, Windy menyatakan, “Kami memahami ketidaknyamanan pengguna jasa dan berkomitmen untuk meredakan antrean, bersama pemangku kepentingan lainnya.” Untuk itu, ASDP telah menerapkan pengaturan pola muatan yang lebih terstruktur, dengan memfokuskan dermaga 1, 2, dan 3 untuk kendaraan penumpang dan dermaga 4 serta LCM untuk truk logistik. Hal ini bertujuan mengurangi konflik dalam proses bongkar muat.

General Manajer PT ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menambahkan bahwa operasional kapal diperkuat melalui peningkatan ritme layanan dan fasilitas pendukung. Pengendalian volume kendaraan juga ditingkatkan dengan memanfaatkan area buffer zone untuk menampung truk, seperti di Pusri yang dapat menampung 150 truk sumbu tiga dan di Bulusan sekitar 600 unit truk campuran. Langkah ini diharapkan dapat mencegah kepadatan yang berlebihan di pelabuhan.

Hingga hari Jumat, 3 April, antrean kendaraan dari Situbondo menuju pelabuhan tercatat mencapai 7 km, didominasi oleh kendaraan logistik. Meskipun demikian, arus menuju dermaga tetap terpantau lancar dengan waktu tempuh sekitar 20 hingga 35 menit. ASDP terus berupaya meningkatkan efisiensi layanan untuk mengurangi kemacetan dan menjaga kelancaran penyeberangan.

Baca Juga  Hamas Umumkan Kematian Komandan Senior Akibat Serangan Israel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *