Jackiecilley.com – Inggris mengalami nasib tragis dalam upaya meraih gelar juara di Piala Dunia, setelah kekalahan dari Argentina dengan skor 1-2 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta. Pertandingan berlangsung ketat dan sempat menguntungkan Inggris melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55. Namun, asa The Three Lions pupus ketika Argentina bangkit dalam lima menit terakhir pertandingan.
Keputusan pelatih Inggris, Thomas Tuchel, untuk beralih ke formasi lima bek justru memicu bencana. Meskipun strategi ini berhasil saat melawan Meksiko di babak 16 besar, kali ini hal tersebut gagal total. Dengan mengganti Gordon untuk memasukkan Ezri Konsa sebagai bek tengah, Inggris tidak mampu menahan serangan gencar skuad asuhan Lionel Scaloni.
Argentina menunjukkan determinasi tinggi dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-86 melalui gol Enzo Fernández, yang berasal dari skema umpan pendek sepak pojok yang diinisiasi oleh Lionel Messi. Gol tersebut mengoyak mental Inggris, yang belum sempat pulih sebelum gawang mereka kembali kebobolan oleh Lautaro Martínez di menit akhir pertandingan.
Tuchel menyatakan, “Kami sudah sangat dekat dengan kemenangan, tetapi terlalu pasif setelah mencetak gol. Kami membiarkan terlalu banyak peluang dan umpan silang yang membahayakan pertahanan kami.” Dengan kekalahan ini, Inggris harus meresapi kelemahan dalam kreativitas dan ketahanan defensif di momen krusial.
Argentina kini melaju ke final untuk menghadapi Spanyol, berusaha mempertahankan gelar juara dunia mereka, sementara Inggris kembali harus menelan pil pahit calon juara kembali lepas dari genggaman.