Pemkab Bekasi Kolaborasi Pentahelix Dukung Peningkatan Pendapatan

[original_title]

Jackiecilley.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berkomitmen untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sinergi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media, dan masyarakat. Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menjelaskan bahwa kolaborasi antar unsur tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan potensi pendapatan daerah yang ada.

Menurut Asep, Kabupaten Bekasi yang berada di pusat kawasan industri Asia Tenggara memiliki potensi besar dalam hal pendapatan yang perlu didukung dan diawasi oleh semua elemen masyarakat. Pajak air tanah menjadi salah satu andalan, mengingat banyak perusahaan beroperasi dengan memanfaatkan sumber daya tersebut.

Keberadaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta pajak kendaraan bermotor juga menjadi fokus utama bagi peningkatan PAD. Sinergi antar lima unsur ini dinilai mampu memperkuat pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam pengawasan pendapatan daerah. Kolaborasi yang baik diharapkan dapat mendukung tata kelola pendapatan yang transparan dan efektif. Pemkab Bekasi telah mengeluarkan keputusan mengenai tim pengawasan pajak dan retribusi daerah yang ditetapkan pada 11 Mei 2026.

Keterlibatan pelaku usaha dalam sinergi ini sangat krusial, tidak hanya sebagai wajib pajak tetapi juga sebagai mitra pemerintah. Dengan kesadaran pajak yang tinggi, optimisasi pendapatan daerah dapat tercapai, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada infrastruktur, pelayanan publik, dan program pembangunan lainnya.

Berdasarkan data hingga 5 Juni 2026, penerimaan pajak daerah di Kabupaten Bekasi mencapai Rp1,257 triliun, dengan target tahun 2026 sebesar Rp3,8 triliun. Berbagai sektor pajak, termasuk pajak atas tanah, kendaraan, dan barang, terus dioptimalkan untuk mencapai target ini.

Baca Juga  Prabowo Dapat Laporan Sekolah Rakyat dan Kamtibmas di Retret

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *