Pasukan Pro-Saudi Bersiap Rebut Ibu Kota Yaman dari Houthi

[original_title]

Jackiecilley.com – Pasukan pro-Saudi telah melancarkan serangan untuk merebut kembali ibu kota Yaman, Sanaa, yang saat ini dikuasai oleh pemberontak Houthi. Serangan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan antara dua pihak sejak gencatan senjata yang ditengahi PBB pada tahun 2022, yang semula memberikan harapan untuk penyelesaian politik.

Pertempuran semakin intensif pada hari Senin di provinsi al-Bayda dan al-Jawf, yang dianggap sebagai pintu gerbang menuju Sanaa. Sumber dari pihak Houthi melaporkan bahwa setidaknya tujuh orang tewas akibat serangan terhadap penjara di al-Hazm. Mayor Jenderal Samir Al-Sabri, Wakil Menteri Pertahanan Yaman, menyatakan bahwa pemerintah yang diakui secara internasional bertekad untuk mengambil kembali Sanaa dari Houthi.

Juru bicara pasukan pemerintah, Majid al-Nuzaili, menekankan bahwa tujuan utama operasi ini adalah “membebaskan Yaman dari cengkeraman Houthi” dan mengembalikan Sanaa sebagai ibu kota yang diakui seluruh rakyat Yaman. Ia juga memperingatkan warga sipil untuk menghindari rute-rute utama menuju Sanaa, termasuk jalan dari Marib dan al-Jawf yang melewati Nihm, Sirwah, Mahliyah, dan al-Hazm.

Kembali pecahnya pertempuran ini menandakan salah satu eskalasi terburuk dalam beberapa waktu, setelah konflik berkepanjangan yang dimulai pada tahun 2014. Sementara itu, Houthi sebelumnya mengumumkan blokade terhadap kapal-kapal Arab Saudi di Selat Bab al-Mandeb, yang merupakan jalur perairan penting bagi ekspor minyak Arab Saudi. Upaya untuk mendamaikan kedua pihak semakin kompleks seiring peningkatan ketegangan regional yang dipicu oleh konflik dengan Iran.

Baca Juga  Eks Waka PN Depok Gugat Praperadilan Terkait Penyitaan KPK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *