Iran Klaim AS Tutup-Tutupi Jumlah Tentara yang Terbunuh

[original_title]

Jackiecilley.com – Iran mengklaim bahwa Amerika Serikat (AS) menyembunyikan jumlah tentara yang tewas dalam konflik yang sedang berlangsung. Pernyataan ini datang dari Laksamana Muda Habibollah Sayyari, seorang komandan militer senior Iran, yang menegaskan bahwa AS tidak jujur mengenai jumlah korban dalam peperangan yang mereka lalui. Dalam wawancara yang ditayangkan pada Senin malam, ia menyebut bahwa ketidaktransparanan ini merupakan kelemahan besar bagi pihak AS.

Sayyari menyampaikan bahwa meskipun AS mengklaim hanya mengalami delapan kematian akibat serangan rudal dan drone Iran, hal tersebut diragukan keabsahannya. “Siapa yang akan percaya bahwa, di tengah gempuran berbagai rudal dan pesawat nirawak, hanya delapan orang yang terdampak?” ujarnya. Klaim ini mengemuka setelah sebuah laporan dari NBC News yang mengutip pejabat AS yang menyebutkan bahwa delapan Marinir terluka dua minggu lalu akibat serangan rudal Iran di Selat Hormuz.

Sejak awal konflik ini, ketidakpastian mengenai jumlah tentara AS yang tewas atau terluka telah menjadi perbincangan hangat. Berbeda dengan konflik lainnya, AS jarang memberikan laporan resmi mengenai jumlah korban. Baru-baru ini, Pentagon mengakui telah mengubah klasifikasi terkait jumlah kematian beberapa personel militer, dan menyatakan bahwa sembilan Marinir serta lebih dari dua lusin pelaut terluka bulan ini.

Sayyari menggarisbawahi bahwa kenyataan kemungkinan jauh lebih parah daripada yang dilaporkan, dan menekankan bahwa angka korban pihak AS lebih tinggi dari yang diungkapkan. Ia menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa informasi yang lebih akurat mengenai korban harus disampaikan kepada publik, untuk menambah kejelasan mengenai situasi di lapangan.

Baca Juga  IHSG Turun Akibat Profit Taking di Tengah Minimnya Katalis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *