Kemenhub Tingkatkan Penguraian Kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk

[original_title]

Jackiecilley.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Indonesia mengambil langkah strategis untuk mengatasi kepadatan arus mudik yang menuju Pelabuhan Gilimanuk, sebagai persiapan untuk Lebaran 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa langkah ini melibatkan koordinasi intensif antara Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pihak kepolisian dan operator pelayaran.

Dalam upaya untuk memastikan kelancaran dan keamanan layanan transportasi, Kemenhub juga mengerahkan Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, serta Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, untuk memantau situasi secara langsung di lokasi. Menurut Dudy, tindakan ini penting untuk memperbanyak jumlah fasilitas dan layanan bagi pemudik.

Antrean panjang kendaraan yang mencakup kendaraan roda dua dan empat telah terlihat di jalur menuju pelabuhan, dengan peningkatan signifikan jumlah kendaraan yang ingin menyeberang ke Pulau Jawa. Menghadapi situasi ini, Kemenhub mengoperasikan sebanyak 35 unit kapal, meningkat dari 28 unit sebelumnya, untuk memperlancar arus penyeberangan dengan pola pelayanan 8 perjalanan per hari.

Selain penambahan armada, kementerian juga menerapkan skema Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) untuk mempercepat rotasi kapal dan proses bongkar muat kendaraan. Pengaturan lalu lintas juga diperkuat melalui buffer zone di terminal kargo Pelabuhan Gilimanuk.

Sementara itu, kondisi perairan di Selat Bali terpantau aman untuk pelayaran, dengan laporan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan keadaan berawan dan tinggi gelombang yang rendah. Kemenhub berkomitmen untuk melakukan pemantauan secara intensif demi memastikan kelancaran transportasi di lintas Ketapang-Gilimanuk.

Baca Juga  MCP Soroti Fungsi Alat Berat untuk Akselerasi Proyek Energi Sampah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *