Film Autopsy: Kisah Dokter Forensik Polri yang Menarik

[original_title]

Jackiecilley.com – Film “Autopsy: Dead Body Can Talk” menggambarkan perjalanan Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti, seorang dokter forensik dari Polri, yang berperan penting dalam penyidikan ilmiah. Film ini disutradarai oleh Ozan Ruz dan bertujuan untuk mengajak penonton memahami nilai empati, tidak hanya dalam konteks penyidikan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam gala premier yang diadakan di Jakarta, Ozan Ruz menekankan bahwa film ini membawa pesan mendalam tentang apa itu empati. Lewat karakter dokter Hastry, yang diperankan oleh Masayu Anastasia, penonton diharapkan dapat merasakan perasaan dan tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugasnya. “Dokter Hastry memberikan hati nurani kepada jenazah yang tidak bisa berbicara, dan saya berharap penonton membawa pulang nilai-nilai tersebut,” kata Ozan.

Brigjen Pol. Dr. Sumy Hastry Purwanti, yang juga menjabat sebagai eksekutif produser film, menyatakan bahwa film ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sains dalam penyelidikan kasus. “Kami berharap penonton memahami peran forensik dan bagaimana hal ini dapat membantu kepolisian dalam menjalankan tugasnya dengan lebih efektif,” ungkap Hastry.

Film ini akan mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 3 September 2026. Selain Masayu Anastasia, film ini juga dibintangi oleh Samuel Rizal, Teuku Rifnu Wikana, dan Ryuka Bunga. Dengan mengangkat tema yang relevan dan menarik, “Autopsy: Dead Body Can Talk” diharapkan dapat memberikan sudut pandang baru tentang teknik forensic dan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap proses penyidikan.

Baca Juga  John Richard Banua Siap Pimpin Perindo di Papua Pegunungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *