Danantara: Gabungan 7 BUMN Logistik untuk Efisiensi dan Transformasi

[original_title]

Jackiecilley.com – Penggabungan usaha tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor logistik dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi fragmentasi entitas. Senior Director Corporate Strategy PT Danantara Asset Management (DAM), Aurelius Altius Rosimin, menjelaskan bahwa konsolidasi ini juga bertujuan menyokong Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

Acara penandatanganan Shareholders Agreement dan Akta Penggabungan berlangsung di Jakarta, pada hari Selasa. Aurelius menekankan bahwa penggabungan ini akan mengoptimalkan skala usaha dan menghilangkan tumpang tindih layanan yang saat ini menghambat efisiensi logistik BUMN. Tujuh perusahaan yang terlibat dalam penggabungan meliputi Pelindo Sinergi Lokaseva, Pos Logistics, Pelni Logistics, dan lainnya.

Dengan integrasi ini, diharapkan terbentuk ekosistem logistik yang lebih terintegrasi dari hulu hingga hilir. Konsolidasi diharapkan dapat memperbesar skala bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengurangi biaya dan duplikasi fungsi. Langkah ini juga ditargetkan untuk meningkatkan daya saing layanan logistik nasional, sekaligus menekan biaya logistik yang masih di atas rata-rata negara-negara ASEAN.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Daud Joseph, menambahkan bahwa perusahaan memiliki infrastruktur yang baik untuk mengintegrasikan layanan multimoda. Pos Indonesia kini memiliki 5.597 titik layanan dan armada 8.032 unit, dengan lebih dari 2,2 juta pelanggan. Ia menjamin bahwa proses integrasi akan mengikuti prinsip Good Corporate Governance dan manajemen risiko yang ketat, sehingga layanan kepada pelanggan tidak akan terganggu selama transisi.

Baca Juga  Maraton HKSN Borobudur Dukung Pemulihan Korban Bencana Sumatera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *