Curah Hujan Tinggi Sebabkan Tanah Ambles dan Musala Hancur

[original_title]

Jackiecilley.com – Curah hujan tinggi yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan tanah ambles dan kerusakan pada sebuah musala di Yogyakarta. Peristiwa ini terjadi di Kampung Ketanggungan, Kemantren Wirobrajan, pada Minggu (1/3) sekitar pukul 05.00 WIB, di mana ukuran tanah yang ambles mencapai 3×2 meter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta, Nur Hidayat, menyatakan bahwa kejadian ini diduga disebabkan oleh intensitas hujan yang sangat tinggi. Salah satu dampak dari amblesnya tanah ini adalah kerusakan serius pada sebuah bangunan dapur yang berada di lokasi ambles, akibat posisi tanah di bawahnya yang tidak stabil.

Sementara itu, sehari sebelumnya, pada Selasa (24/2) malam, musala Adzikri di Kelurahan Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul juga mengalami kerusakan. Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amruddin, menjelaskan bahwa musala tersebut roboh karena terkikis oleh tebing sungai Oya akibat hujan deras dan aliran air yang kuat. Tanah di bawah bangunan musala tidak dapat bertahan, sehingga menyebabkan keruntuhan.

Meskipun kedua peristiwa ini menyebabkan kerugian material yang signifikan, Mujahid memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. BPBD Yogyakarta dan BPBD Bantul kini terus memantau situasi dan melakukan langkah-langkah untuk mengatasi dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi. Kejadian ini menjadi perhatian bagi warga setempat dan pihak berwenang dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam yang mungkin terjadi di masa depan.

Baca Juga  San Remo Ajak Anak Belajar Memilih Bahan Makanan Berkualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *