Undana Dukung Pasar Bebas RI-Timor Leste untuk Ekonomi Perbatasan

[original_title]

Jackiecilley.com – Universitas Nusa Cendana (Undana) di Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengajak pembentukan kawasan pasar bebas antara Indonesia dan Timor Leste. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah perbatasan serta mendukung integrasi ekonomi regional.

Ketua Panitia Seminar Internasional Fakultas Hukum (FH) Undana, Elisabeth Tukan, menyatakan bahwa diskusi terkait pembentukan zona perdagangan bebas perlu dilakukan dengan cermat. Menurutnya, perlu ditinjau apakah inisiatif ini membawa dampak positif atau negatif bagi perekonomian. Selain itu, ia berpendapat bahwa pembahasan harus meliputi aspek hukum, mengingat kedua negara adalah anggota General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) dan World Trade Organization (WTO).

Elisabeth menambahkan bahwa meskipun pembentukan zona perdagangan bebas masih berada dalam tahap pembahasan pemerintah, Pemerintah Provinsi NTT kini tengah menyusun laporan pra-kelayakan sebagai bagian dari kajian awal. Ia menekankan pentingnya pertimbangan yang matang yang harus disiapkan oleh pemerintah daerah untuk disampaikan kepada pemerintah pusat, yang memegang kewenangan dalam pembentukan kawasan tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa penerapan prinsip perdagangan bebas harus disesuaikan dengan karakteristik hubungan masyarakat antara Indonesia dan Timor Leste, yang memiliki sejarah dan kedekatan budaya. Meskipun demikian, Elisabeth optimis bahwa prinsip perdagangan internasional dapat diterapkan dengan baik sambil mempertimbangkan keadaan khusus masyarakat perbatasan, melalui penerapan prinsip-prinsip WTO yang relevan.

Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam mendorong kolaborasi ekonomi di tingkat regional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan kedua negara.

Baca Juga  PN Jakarta Selatan Tunda Praperadilan Roy Suryo Hingga 14 Agustus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *