Jackiecilley.com – PT Sucofindo (Persero) memperkuat edukasi teknis mengenai draught survey, sebuah metode penting untuk pengukuran muatan kapal berdasarkan perubahan saratnya sebelum dan sesudah bongkar muat. Ini dilakukan sebagai langkah untuk mendukung keselamatan dan kepatuhan dalam sektor maritim nasional.
Kepala Unit Pelayanan Sucofindo Sorong Cabang Timika, Capt. Awaluddin, menekankan bahwa sertifikasi garis muat kapal merupakan elemen krusial dalam menjamin keselamatan pelayaran di Indonesia. “Penerapan sertifikasi ini bertujuan untuk memastikan stabilitas kapal, terutama saat cuaca buruk atau gelombang tinggi, sekaligus menekan risiko kelebihan muatan,” ujarnya dalam pernyataan yang disampaikan di Jakarta.
Pada 15 April 2026, Sucofindo mengadakan bimbingan teknis untuk meningkatkan pemahaman para pelaku industri mengenai perhitungan muatan kapal tongkang. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pasar global terhadap kapal berbendera Indonesia. Sucofindo berkomitmen untuk membantu implementasi kebijakan ini melalui layanan teknis, termasuk perhitungan muatan yang sesuai dengan prosedur operasional standar.
Awaluddin juga menambahkan bahwa akurasi dan objektivitas data teknis sangat penting untuk mendukung proses validasi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Sucofindo turut memberikan keahlian teknis untuk membantu para pelaku industri memahami standar sertifikasi terbaru di sektor kemaritiman.
Proses draught survey dilakukan secara sistematis, dimulai dari pemeriksaan dokumen, pengukuran teknis, hingga pelaporan hasil, menjamin kepastian kuantitas muatan. Sucofindo juga menawarkan berbagai layanan survei kemaritiman lainnya dan telah dilengkapi dengan infrastruktur yang mendukung operasionalnya di seluruh Indonesia. Perusahaan ini siap berkolaborasi dengan pemerintah dan industri untuk meningkatkan keselamatan pelayaran serta efisiensi logistik, sambil memperkuat kepercayaan dalam perdagangan global.