Rahasia Buah Lebih Segar: Ilmuwan Manfaatkan Tanah Liat

[original_title]

Jackiecilley.com – Ilmuwan di Universitas Kopenhagen telah menemukan cara inovatif untuk menjaga kesegaran buah-buahan selama penyimpanan dan pengiriman dengan menggunakan tanah liat biasa. Penelitian ini menyasar masalah besar dalam rantai pasokan pangan, di mana miliaran ton buah dapat busuk sebelum mencapai konsumen. Ini terjadi karena gas etilen, yang dihasilkan secara alami oleh buah saat matang, terperangkap dalam wadah penyimpanan, mempercepat proses pematangan dan pembusukan.

Etilen adalah hormon tumbuhan berbentuk gas yang merangsang pematangan. Namun, saat buah dikemas rapat dalam kontainer, gas ini menumpuk dan mempercepat pembusukan. Para peneliti yang dipimpin oleh Profesor Heloisa Bordallo telah berhasil memodifikasi tanah liat melalui rekayasa material untuk berfungsi sebagai perangkap gas etilen. Material ini dianggap menarik karena harganya yang murah, tidak beracun, dan dapat ditemukan dengan mudah serta aman untuk diserap oleh tubuh manusia.

Dalam eksperimen awal, tanah liat dalam bentuk alaminya tidak mampu menyerap cukup gas etilen. Namun, setelah diterapkan perlakuan kimia ringan untuk memperbesar ruang di dalam struktur tanah liat, kemampuan material ini meningkat secara signifikan. Penemuan ini diharapkan dapat mengurangi limbah pangan secara drastis dan memastikan kualitas buah yang lebih segar dan tahan lama bagi konsumen.

Inovasi ini menawarkan potensi besar untuk industri logistik pangan, mengingat tantangan pemborosan makanan yang terus meningkat. Dengan penerapan teknologi berbasis tanah liat, masa depan pengiriman buah bisa lebih efisien dan ramah lingkungan.

Baca Juga  Kementerian PU Lakukan Normalisasi Sungai Batang Kuranji di Padang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *