Probolinggo Melakukan Monitoring Penerapan Tiket Daring Bromo

[original_title]

Jackiecilley.com – Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, telah melaksanakan monitoring dan evaluasi terkait penerapan tiket daring di kawasan wisata Gunung Bromo. Kegiatan ini berlangsung pada 14 hingga 15 Mei dan dipimpin oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Heri Mulyadi, melibatkan berbagai instansi termasuk Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta operatos jeep wisata Bromo.

Tujuan dari evaluasi ini adalah untuk menindaklanjuti pemberlakuan kewajiban pembayaran retribusi secara daring sebelum wisatawan memasuki kawasan. Wisatawan diharuskan membeli tiket melalui website resmi, dan setiap kendaraan juga harus memiliki tiket yang sesuai dengan jumlah penumpang. Heri Mulyadi menekankan bahwa sistem ini bertujuan untuk menciptakan tata kelola pariwisata yang lebih tertib, modern, dan profesional.

Implementasi tiket daring diharapkan memudahkan pelayanan kepada wisatawan sekaligus mendukung pendataan pengunjung yang lebih akurat. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan di titik kontrol di Desa Wonotoro, mengarahkan wisatawan yang belum memiliki tiket untuk kembali membeli tiket secara daring. Wisatawan yang telah memiliki tiket akan menjalani proses pemindaian barcode sebelum diizinkan masuk.

Lebih lanjut, sistem ini juga akan memperlancar proses administrasi klaim asuransi wisata jika terjadi insiden. Heri menjelaskan bahwa penerapan tiket daring merupakan bagian dari transformasi pelayanan di kawasan Gunung Bromo untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban sesuai dengan perkembangan teknologi. Dengan sosialisasi yang terus dilakukan kepada para operator jeep dan pelaku pariwisata, diharapkan sistem ini dapat memberikan kenyamanan dan pelayanan yang lebih baik bagi para pengunjung.

Baca Juga  MineXcellence 2025 Dorong Inovasi Pertambangan Ramah Lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *