Novelis Rintik Sedu: Media Sosial Tingkatkan Literasi Pemuda

[original_title]

Jackiecilley.com – Dunia media sosial saat ini berperan penting dalam mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda, menurut penulis muda Nadhifa Allya Tsana, yang lebih dikenal dengan nama pena Rintik Sedu. Dalam acara wisata buku yang berlangsung di Makassar pada hari Minggu, ia menyatakan bahwa perkembangan platform digital membuat akses terhadap bacaan dan diskusi literasi semakin terbuka bagi anak-anak muda.

Nadhifa mengamati bahwa media sosial kini menyediakan ruang bagi generasi muda untuk membaca, berbagi, hingga mendiskusikan karya sastra. Dalam pengalamannya, ia menyebutkan bahwa saat awal menulis dan menggunakan media sosial, sulit untuk menemukan komunitas yang memiliki minat baca serupa. Namun, saat ini, media sosial justru menjadi jembatan bagi pembaca dan penulis dengan minat yang sama, sekaligus mendorong gairah literasi di kalangan anak muda.

Ia mencontohkan buku-buku klasik yang ia baca, seperti “Luka” dan “Dukuh Paruk,” kini lebih sering dibahas di berbagai platform digital. Hal ini menunjukkan bahwa karya sastra memiliki audiens yang luas dan terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Nadhifa juga menggarisbawahi pentingnya forum diskusi buku di media sosial, yang membuka peluang bagi penulis untuk berinteraksi langsung dengan pembaca.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pembaca dan penulis dalam memperkuat ekosistem literasi. Nadhifa berharap tren positif ini dapat terus berkembang, sehingga budaya literasi di Indonesia semakin solid, khususnya di kalangan generasi muda yang semakin terhubung dengan teknologi digital.

Baca Juga  Jembatan Kabanaran Jadi Jalur Alternatif Mudik ke Selatan Jawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *