Mudik Aman dengan Whoosh Berkat Teknologi Keselamatan Terpadu

[original_title]

Jackiecilley.com – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan bahwa perjalanan mudik Lebaran dengan kereta Whoosh akan didukung oleh berbagai teknologi keselamatan dan sistem pengawasan yang terintegrasi. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa untuk menjaga keselamatan operasional, pihaknya mengoperasikan 1.773 unit kamera pemantau atau CCTV yang tersebar di stasiun, jalur, depo, dan di dalam kereta.

Dalam upaya memantau potensi gangguan operasional, jalur Whoosh juga dilengkapi dengan berbagai sensor. Terdapat 17 sensor untuk mengukur kecepatan angin, delapan sensor hujan, serta tujuh sistem peringatan dini gempa bumi, yang dipasang di beberapa titik strategis sepanjang jalur Jakarta–Bandung. KCIC mengambil langkah antisipatif terhadap risiko bencana alam, seperti sedimentasi dan banjir di beberapa titik, serta potensi longsor.

Untuk menjamin keselamatan perjalanan, KCIC menempatkan petugas yang berjaga selama 24 jam di lokasi-lokasi kritis. Mereka bertugas memantau kondisi jalur dan melakukan penanganan cepat jika terjadi gangguan operasional. Selain hal tersebut, KCIC juga memastikan kenyamanan penumpang dengan menyediakan fasilitas di stasiun, seperti akses WiFi gratis, layanan porter, dan ruang tunggu VIP.

Selama periode mudik Lebaran yang berlangsung dari 13 hingga 30 Maret 2026, KCIC menyediakan 653.888 tiket untuk kereta Whoosh, yang beroperasi hingga 62 perjalanan per hari. Hingga saat ini, tercatat 133 ribu tiket telah terjual untuk periode perjalanan tersebut. Eva menambahkan bahwa persiapan yang matang ini diharapkan dapat membuat perjalanan Whoosh aman, nyaman, dan lancar selama masa Lebaran.

Baca Juga  Perputaran Uang Lebaran 2026 Diprediksi Capai Rp148 Triliun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *