Jackiecilley.com – Lamine Yamal mencetak sejarah dengan golnya dalam Piala Dunia 2026, menjadi salah satu pemain muda yang paling berpengaruh. Dalam pertandingan melawan Arab Saudi di Stadion Atlanta pada 21 Juni, Yamal menunjukkan performa gemilang, membantu tim nasional Spanyol meraih kemenangan 3-0. Sejak kehadirannya sebagai starter, Spanyol tidak pernah kalah, mencatat 21 pertandingan tanpa kekalahan (15 menang, 6 imbang).
Gol pertama Yamal yang dicetak pada menit ke-10 membuka dominasi Spanyol di laga tersebut. Kontribusinya menegaskan posisi Yamal, yang juga menjadi pemain ketujuh dalam sejarah yang mencetak gol di putaran final Piala Dunia sebelum berusia 19 tahun. Dalam duel ini, kapten Arab Saudi, Salem Al-Dawsari, terisolasi di lini depan dan gagal menciptakan peluang berarti untuk mencetak gol.
Pertandingan telah menunjukkan penguasaan bola yang luar biasa dari Spanyol sebanyak 74%. Mikel Oyarzabal menambah keunggulan dengan dua gol yang berturut-turut pada menit ke-21 dan ke-24. Kualitas permainan Spanyol, terutama di lini tengah yang diperkuat Rodri dan Pedri, membuat Arab Saudi tidak berdaya dalam menghadapi tekanan yang terus-menerus.
Dengan hasil ini, Spanyol mengincar kemenangan kedua setelah sebelumnya ditahan imbang oleh Tanjung Hijau. Penampilan penuh dominasi ini semakin menegaskan ambisi mereka di Piala Dunia 2026, dengan harapan dapat merebut trofi kebanggaan. Kemenangan ini juga mengirim pesan solid tentang kekuatan La Roja sebagai kandidat kuat juara.