KOTORAN TERNACK JADI HARAPAN BARU BAGI PETANI KAMOJANG

[original_title]

Jackiecilley.com – Di Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, petani setempat mengolah kotoran ternak dan limbah organik menjadi pupuk organik untuk mendukung pertanian mereka. Inisiatif ini dilakukan oleh Kelompok Tani Hutan Cikondang sebagai solusi terhadap melonjaknya biaya pupuk dan tantangan cuaca ekstrem yang dihadapi.

Sejak beberapa waktu lalu, kelompok tani ini bekerja sama dengan Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang untuk mengembangkan pupuk organik yang diberi nama GeO-Fert. Pupuk ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas tanaman, tetapi juga mengurangi ketergantungan para petani terhadap pupuk kimia yang lebih mahal dan berpotensi merusak lingkungan.

Proses pengolahan limbah menjadi pupuk organik ini melibatkan beberapa langkah, mulai dari pengumpulan kotoran ternak hingga fermentasi, untuk menghasilkan pupuk berkualitas tinggi. Dengan potensi hasil pertanian yang lebih baik, para petani berharap dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan menjaga kesinambungan pertanian di daerah tersebut.

Inisiatif ini mencerminkan perubahan paradigma di kalangan petani lokal, yang semakin menyadari pentingnya praktik pertanian berkelanjutan. Dengan dukungan yang diberikan oleh Pertamina, proyek ini diharapkan dapat menjadi model bagi kelompok tani lain di wilayah Indonesia.

Melalui upaya ini, para petani Kamojang tidak hanya berjuang untuk produktivitas, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Langkah cerdas ini menjadi harapan baru bagi masa depan pertanian di daerah yang kaya akan sumber daya alam ini.

Baca Juga  PalmCo dan Agrinas Siap Meningkatkan Produksi Minyakita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *