Kepentingan Pribadi Masuk, Kepercayaan Mulai Merosot

[original_title]

Jackiecilley.com – Anies Baswedan menggarisbawahi pentingnya kepercayaan dalam kepemimpinan, yang dinilai sebagai kunci utama agar seorang pemimpin dapat mengemban tugas dengan baik. Di hadapan para pelajar, mahasiswa, dan guru dalam acara Open House di Universitas Paramadina, Jakarta Timur, pada Rabu (6/5/2026), ia menyatakan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin dapat menurun jika kepentingan pribadi diutamakan.

Anies menjelaskan bahwa ada tiga faktor pokok yang membangun kepercayaan, yaitu kompetensi, integritas, dan kedekatan dengan pengikut. Dalam pandangannya, kepercayaan dapat dengan mudah tergoyahkan ketika tindakan pemimpin lebih mengedepankan kepentingan pribadi. “Kepercayaan meningkat ketika ada kompetensi, integritas, dan kedekatan. Namun, bisa menurun signifikan saat kepentingan pribadi muncul,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa ketika pemimpin lebih mementingkan diri sendiri, keluarga, atau kelompok tertentu, maka masyarakat akan segera kehilangan kepercayaan. Anies mengingatkan tentang fenomena di mana publik sering kali merasa dirugikan oleh pemimpin yang egois. “Begitu kepentingan pribadi masuk, kepercayaan langsung menurun. Orang mulai tidak percaya lagi,” ungkapnya.

Sebagai mantan Rektor Universitas Paramadina, Anies menjadikan kesempatan ini untuk mengajak semua pihak memahami pentingnya integritas dalam kepemimpinan. Ia berpendapat bahwa seorang pemimpin yang baik harus memiliki pengikut yang percaya padanya untuk dapat menjalankan amanah dengan efektif. Melalui dialog ini, ia berharap dapat meningkatkan pemahaman tentang nilai-nilai kepemimpinan yang sesuai dengan harapan masyarakat.

Baca Juga  SPHP Sediakan Jagung untuk Mendukung Peternak Lokal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *