KAI Cirebon Siaga Menghadapi Gelombang Kedua Arus Pemilih

[original_title]

Jackiecilley.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Jawa Barat, mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang diprediksi terjadi pada gelombang kedua arus balik. Perkiraan ini merujuk pada meningkatnya mobilitas masyarakat seiring dengan aktifnya kembali kegiatan sekolah pada 30 Maret 2026. Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyatakan bahwa puncak kedatangan pemudik di daerah tersebut terjadi pada 19 Maret 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 11.395 orang.

Dalam berita lebih lanjut, arus balik juga mencatat puncaknya pada 22 Maret 2026, saat 13.748 penumpang berangkat dari stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon. Selama 16 hari pelaksanaan angkutan Lebaran, total 273.002 pelanggan menggunakan jasa kereta api di wilayah tersebut. Dari angka tersebut, sebanyak 122.555 pelanggan berangkat dan 150.447 pelanggan tiba di area Daop 3 Cirebon.

Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, PT KAI Daop 3 Cirebon telah melakukan berbagai langkah antisipatif, termasuk mengoperasikan 2.539 perjalanan kereta selama periode angkutan Lebaran. Seluruh perjalanan tersebut berjalan dengan aman tanpa gangguan, atau dalam istilah perusahaan dikenal sebagai “zero accident”. Selain itu, tingkat ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan mencapai 100 persen, menunjukkan kinerja yang optimal.

Muhibbuddin menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi indikasi kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi yang disediakan. Pihaknya pun mengapresiasi pengguna jasa kereta api yang telah memilih moda transportasi ini untuk perjalanan mudik dan balik mereka selama periode Lebaran.

Baca Juga  Pertamina Sediakan 19 Serambi MyPertamina Untuk Wisatawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *