Inovasi Digital dan Menu Variatif Tingkatkan Layanan Haji

[original_title]

Jackiecilley.com – Ibadah haji tahun ini menunjukkan inovasi penting dalam layanan konsumsi bagi jamaah calon haji Indonesia. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengungkapkan bahwa sistem digitalisasi terpadu dan peningkatan variasi menu makanan menjadi dua terobosan utama yang dihadirkan. Kepala Bidang Konsumsi PPIH Arab Saudi, Indri Hapsari, menyatakan bahwa pengelolaan data konsumsi kini telah terintegrasi secara digital, mencakup pencatatan distribusi, pemantauan porsi, dan verifikasi layanan.

Dalam kunjungannya ke dapur katering di Makkah baru-baru ini, Indri menjelaskan bahwa variasi menu disusun dengan teliti, mempertimbangkan aspek gizi serta selera jamaah. Pemerintah juga berhasil melakukan efisiensi biaya sekaligus meningkatkan porsi makanan utama. Selain itu, jamaah mendapatkan tambahan asupan gizi seperti susu, buah-buahan, dan air mineral untuk menjaga kesehatan saat berada di Tanah Suci.

Di Makkah, layanan konsumsi dikelola melalui kerja sama dengan 51 dapur penyedia yang memenuhi standar ketat dari Pemerintah Indonesia dan Otoritas Arab Saudi. Selama puncak haji, jamaah akan disambut dengan air minum dan disediakan makanan hingga lima kali sehari pada fase kritis. Di Mina, layanan ditingkatkan hingga 10 kali makan per hari.

Sebagai catatan, hingga 10 Mei 2026, PPIH Arab Saudi berhasil mendistribusikan lebih dari 1,19 juta boks makanan kepada jamaah. Terobosan ini diharapkan dapat memastikan kenyamanan dan kebutuhan gizi seluruh jamaah selama menjalankan ibadah haji.

Baca Juga  Kementerian PU Tinjau dan Cek Irigasi Pante Lhong Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *