Harga Beras SPHP dan Minyakita di Nabire Sesuai HET

[original_title]

Jackiecilley.com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan harga beras dalam Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng Minyakita di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, pada hari Minggu, sebagai upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.

Bapanas, bersama dengan Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan, melakukan pemantauan harga di Pasar Kalibobo yang bertujuan untuk memastikan harga pangan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat. Hasil pemantauan menunjukkan harga beras SPHP terdaftar di Rp13.500 per kilogram, sedangkan harga Minyakita berada di kisaran Rp15.700 per liter, keduanya sesuai dengan HET.

Selain itu, beras medium di pasar tersebut tercatat seharga Rp15.500 per kilogram. Sarwo menekankan bahwa keberadaan beras SPHP dan Minyakita adalah instrumen penting bagi pemerintah dalam mempertahankan daya beli masyarakat diantaranya menjelang Hari Besar Keagamaan.

Komitmen untuk menjaga stabilitas ini juga dinyatakan oleh Dirreskrimsus Polda Papua Tengah, Kombes Pol A. Wakhid Prio Utomo. Ia menjelaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan untuk mencegah kenaikan harga pangan yang signifikan. Bulog Kantor Cabang Nabire saat ini memiliki stok beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebanyak 685 ton dan beras SPHP 42 ton, yang dipandang cukup untuk mendukung upaya stabilisasi harga di wilayah tersebut.

Baca Juga  Pahami Persekusi: Definisi, Contoh, dan Strategi Menghindarinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *