Duta Besar RI di Moskow Ajak Waspada terhadap Tentara Bayaran

[original_title]

Jackiecilley.com – Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Belarusia, Jose Antonio Morato Tavares, menyerukan kewaspadaan kepada masyarakat Indonesia mengenai kemungkinan jebakan rekrutmen tentara bayaran di Rusia. Peringatan ini menyusul laporan dari KBRI Moskow terkait kebangkitan minat warga negara Indonesia untuk menjadi tentara bayaran, yang sering kali terdaftar melalui jalur tidak resmi dengan janji gaji tinggi.

Dalam wawancara eksklusif, Tavares menjelaskan bahwa KBRI telah menerima banyak telepon dari keluarga yang mengungkapkan kekhawatiran mengenai kerabat mereka yang terlibat dalam rekrutmen tersebut. Proses verifikasi informasi yang masuk dilakukan oleh kedutaan, meski dalam banyak kasus, bukti yang diperlukan sulit untuk dikumpulkan.

Kedutaan juga telah mengirimkan nota verbal kepada Kementerian Luar Negeri Rusia untuk meminta klarifikasi lebih lanjut mengenai situasi ini. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa ada sejumlah warga Indonesia yang mendaftar melalui agen perekrut yang memanfaatkan media sosial. Penawaran kerja tersebut sering kali dilengkapi dengan dokumen dalam bahasa Rusia tanpa terjemahan ke dalam Bahasa Indonesia, meningkatkan risiko bagi para calon pekerja.

Tavares menegaskan bahwa agen perekrut tersebut dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, yang mengatur tentang rekrutmen tentara asing. Ia mengingatkan bahwa tindakan tersebut juga berpotensi menyebabkan hilangnya status kewarganegaraan bagi mereka yang terlibat.

Sambil mengingatkan pentingnya penggunaan jalur resmi untuk mencari pekerjaan di luar negeri, Tavares mengajak masyarakat untuk berkonsultasi dengan kementerian terkait dan KBRI guna memastikan keamanan dan keabsahan tawaran kerja yang diterima.

Baca Juga  AS Monaco Hapus Paul Pogba Dari Roster Liga Champions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *