CEO Danantara: Saham Perbankan RI Belum Sesuai Nilai Wajar

[original_title]

Jackiecilley.com – CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa saham-saham perbankan di Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini berada pada posisi undervalued atau di bawah harga wajar. Menurutnya, nilai Price to Book Value (PBV) dari saham-saham tersebut masih di bawah angka satu. Dalam kondisi pasar yang normal, ia menjelaskan, seharusnya valuasi saham perbankan dapat mencapai 2 hingga 3 kali PBV.

Rosan menjelaskan bahwa meskipun terjadi fluktuasi harga di pasar saham, fundamental emiten di Indonesia tetap solid, dengan potensi imbal hasil yang tinggi. “Volatilitas adalah hal yang wajar di bursa saham. Namun, dari segi fundamental, perusahaan-perusahaan ini menunjukkan kondisi yang baik,” ungkapnya dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Selasa.

Dia juga mencatat pertumbuhan jumlah investor ritel di pasar modal, yang kini mencapai 26 hingga 27 juta orang. Ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap prospek pasar modal Indonesia. “Peningkatan ini menunjukkan bahwa investor percaya pasar kita akan semakin baik,” tambahnya.

Rosan menyatakan bahwa keterlibatan edukasi dari BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut berkontribusi dalam menarik minat investor, terutama kalangan muda. Edukasi dinilai penting untuk menjelaskan bahwa investasi di pasar modal adalah instrumen jangka panjang yang mampu memberikan imbal hasil menarik dan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi.

Namun, di hari yang sama (19 Mei), IHSG dilaporkan melemah 202,97 poin atau 3,08 persen, ditutup pada posisi 6.396,27. Sebanyak 96 saham mengalami kenaikan, sementara 611 saham mengalami penurunan. Kegiatan perdagangan berlangsung cukup aktif dengan tercatat sekitar 1,73 juta transaksi. Kunjungan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad ke Gedung BEI juga menandai hari tersebut.

Baca Juga  Ragam 100 Nama Benda dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *