BEI Sarankan Investor Susun Strategi Saat IHSG Koreksi

[original_title]

Jackiecilley.com – Dalam situasi terkini, Pejabat Sementara Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menekankan pentingnya bagi investor untuk tidak merasa panik. Hal ini disampaikan saat IHSG mengalami koreksi signifikan, turun 1,85 persen pada perdagangan hari Senin (18/5), menjadi 6.599,24 poin. Jeffrey mengingatkan investor agar tetap memperhatikan fundamental serta menganalisis situasi pasar secara teliti.

Pelemahan IHSG ini dipicu oleh ketidakpastian di pasar domestik dan global, yang berdampak pada indeks saham. Menurut Jeffrey, faktor-faktor eksternal seperti kenaikan harga minyak dan isu geopolitik telah menyebabkan koreksi di pasar Asia dan global. Ia menyebutkan bahwa pada saat Indonesia dalam libur, pasar saham global juga mengalami penurunan yang memengaruhi kinerja IHSG.

Dalam laporannya, disampaikan bahwa selama sesi pertama perdagangan, IHSG sempat turun sebesar 320,76 poin atau 4,77 persen. Di pasar, tercatat 31,99 miliar lembar saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi sebanyak 2.570.311 kali, di mana 125 saham mengalami kenaikan, sementara 616 saham lainnya mengalami penurunan.

Jeffrey juga menyoroti bahwa ketidakpastian di pasar Indonesia tetap tinggi dan menyarankan agar investor menyesuaikan strategi investasi mereka dengan profil risiko masing-masing. Dengan pemantauan yang hati-hati terhadap kondisi pasar, diharapkan investor dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dalam menghadapi situasi yang dinamis ini.

Baca Juga  Haji Wajib Melalui Jalur Resmi untuk Keamanan dan Ketertiban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *