Jackiecilley.com – Hingga Juni 2026, terdapat 80 Sustainable Development Goals (SDGs) Center yang terdaftar resmi di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Pungkas Bahjuri Ali, Kepala Sekretariat Nasional SDGs di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, mengungkapkan bahwa jumlah SDGs Center menunjukkan pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya.
Dalam konferensi SDGs Center 2026 di Jakarta, Ali menjelaskan bahwa meskipun secara formal ada 80 SDGs Center, di lapangan terdapat sekitar 100 SDGs Center yang beroperasi secara informal dan tersebar di 27 provinsi. Sejak awal berdirinya, jumlah SDGs Center di Indonesia telah berkembang pesat; dari hanya dua center pada tahun 2015 menjadi 80 center pada 2026.
Pertumbuhan ini terutama didorong oleh meningkatnya perhatian dari perguruan tinggi terhadap tujuan SDGs dalam beberapa tahun terakhir. Ali menambahkan bahwa percepatan pertumbuhan ini semakin mendesak selama pandemi Covid-19, yang mengharuskan implementasi SDGs secara lebih cepat. Untuk mengoptimalkan kolaborasi, Bappenas memperkenalkan Indonesia SDGs Center Network (ISCN) pada tahun 2024 sebagai jaringan yang menghubungkan berbagai SDGs Center.
ISCN berfungsi sebagai platform strategis untuk memperkuat kerjasama antar perguruan tinggi, memungkinkan pertukaran informasi, pengetahuan, dan praktik terbaik yang mendukung tujuan SDGs. Ali juga menekankan pentingnya perguruan tinggi sebagai pusat keunggulan yang dipercaya oleh berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan solusi dalam pembangunan.
Pada kesempatan itu, dia mengajak semua pihak untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai wadah untuk berbagi ide dan membangun kolaborasi guna meraih keberhasilan dalam implementasi SDGs di Indonesia.