AS Temukan Lebih Banyak Korban Dibanding al-Qaeda, Hasan Piker Pertanyakan Terorisme

[original_title]

Jackiecilley.com – Kontroversi melanda dunia politik Amerika Serikat setelah streamer politik Hasan Piker menantang definisi terorisme, dengan mengklaim bahwa AS telah menyebabkan lebih banyak kematian dibandingkan al-Qaeda. Pernyataan ini disampaikan dalam episode terbaru The Axios Show pada 17 September 2026, ketika Piker ditanya oleh koresponden Axios, Alex Thompson, mengenai perbandingan antara tindakan terorisme yang dilakukan AS dan al-Qaeda.

Dalam jawabannya, Piker menyebut, “Berdasarkan jumlah korban, ya,” menegaskan bahwa AS telah menyebabkan teror di seluruh dunia. Ia mengacu pada serangan terhadap sebuah sekolah di Iran yang menewaskan lebih dari 140 siswi, menegaskan bahwa tindakan semacam itu adalah contoh terorisme. Ia juga menekankan bahwa pernyataannya bukanlah ajakan untuk menyebut seluruh warga Amerika sebagai teroris.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk partai politik di AS. Akun resmi Partai Republik meminta agar anggota Partai Demokrat menjauh dari Piker, sementara anggota DPR Josh Gottheimer mengkritik komparasi yang dilakukannya dengan menuduhnya membangun citra melalui sikap anti-Amerika. Calon senat Republik, Mike Rogers, juga mencoba mengaitkan Piker dengan kandidat Partai Demokrat Abdul El-Sayed, yang memiliki hubungan dekat dengannya.

Menyusul kontroversi ini, Piker menegaskan bahwa pernyataannya seharusnya tidak diperlakukan dengan serius dan menyampaikan penyesalannya atas pernyataan sebelumnya yang mengklaim bahwa “Amerika pantas mendapatkan 9/11.” Dia kemudian menilai bahwa media telah mengubah realitas pernyatannya menjadi clickbait.

Isu terorisme penting setelah serangan 11 September 2001, ketika AS mengumumkan “perang melawan teror.” Namun, hingga kini, definisi terorisme tetap tidak universal, dengan berbagai pendapat dari para ahli tentang maknanya.

Baca Juga  Bobby Nasution Disambut Antusias Saat Serap Aspirasi di Pulau Kampai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *