AS Terapkan Sanksi pada Presiden Kuba Diaz-Canel dan Anak Raul Castro

[original_title]

Jackiecilley.com – Departemen Keuangan Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi kepada Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel serta beberapa anggota dekat pemerintahnya, termasuk keluarga mantan presiden Raul Castro. Sanksi ini, yang diumumkan oleh Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC), mencakup Diaz-Canel beserta istri dan anaknya, Lis Cuesta Peraza dan Manuel Anido Cuesta, yang kini masuk dalam daftar Warga Negara yang Ditunjuk Secara Khusus.

Selain itu, anak dan cucu Raul Castro, yaitu Alejandro Castro Espin dan Raul Alejandro Castro Calis, juga menjadi sasaran sanksi. Langkah ini juga menargetkan Kementerian Angkatan Bersenjata Revolusioner (MINFAR) dan Komite Pertahanan Revolusi (CDR), organisasi yang dibentuk pada tahun 1960 untuk memantau aktivitas yang dianggap “kontra-revolusioner”.

Tindakan sanksi juga dikenakan kepada perusahaan pertambangan Minera La Victoria SA dan Institut Persahabatan Kuba dengan Rakyat (ICAP), termasuk divisi perjalanan komersialnya, Amistur Cuba SA. Dalam pernyataan terpisah, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat memiliki rencana untuk mengatasi situasi di Kuba setelah urusan terkait Iran diselesaikan.

Trump menegaskan bahwa sanksi bukan bertujuan untuk mempercepat keruntuhan Kuba, melainkan untuk memastikan negara tersebut dapat dikelola dengan baik dan memenuhi kebutuhan rakyatnya. Hingga kini, belum ada reaksi resmi dari pemerintah Kuba terkait sanksi ini.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menuduh Kuba melakukan kampanye berkelanjutan dalam bentuk perang politik dan ideologis terhadap Amerika Serikat, mengatakan bahwa sanksi ini ditujukan untuk menargetkan jaringan kekerasan yang berhubungan dengan rezim Kuba.

Baca Juga  Said Iqbal Ingatkan Anarko Agar Tak Ganggu Aksi Buruh 28 Agustus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *