Wamen PPPA Ungkap Korban Bencana Sumatera Alami Pelecehan Seksual

[original_title]

Jackiecilley.com – Kasus pelecehan seksual terhadap perempuan korban bencana di Pulau Sumatera menjadi sorotan, seperti yang diungkapkan oleh Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, dalam rapat koordinasi di Kota Padang, Selasa. Veronica mengemukakan bahwa banyak perempuan yang mengalami pelecehan di tenda-tenda pengungsian, menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap kelompok rentan, termasuk perempuan, anak-anak, dan lansia.

Saat berbicara dengan komunitas perempuan di Aceh, Veronica mendapati bahwa pelecehan seksual tidak hanya terjadi sekali, tetapi cukup sering. Dalam konteks ini, Kementerian PPPA menekankan pentingnya pengawasan yang ketat selama masa pemulihan bencana untuk mencegah terjadinya insiden serupa.

Dalam rapat tersebut, Veronica juga menekankan perlunya pemisahan tenda bagi perempuan, anak-anak, dan lansia dari laki-laki. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko pelecehan seksual serta memberikan rasa aman kepada para pengungsi. Ia juga menganjurkan agar fasilitas umum seperti kamar mandi dan toilet terkunci, untuk menjaga privasi para pengguna.

Veronica Tan mengingatkan pentingnya kepekaan terhadap isu gender, terutama bagi ibu hamil dan menyusui, yang memerlukan ruang privat. Ia menyerukan agar solusi-solusi ini diimplementasikan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, agar kasus pelecehan seksual tidak terulang di masa depan. Kementerian PPPA berharap langkah-langkah tersebut bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua korban bencana.

Baca Juga  Prabowo: Negara Hargai Semua Bentuk Aspirasi Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *