Jackiecilley.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan terkait ramalan yang menyebutkan Indonesia akan mengalami kolaps. Ungkapan tersebut muncul secara berkala, namun sampai saat ini belum terbukti kebenarannya. Pernyataan ini diungkapkan Prabowo saat menghadiri acara Panen Raya TNI Terintegrasi, yang dilaksanakan serentak di 43 lokasi di seluruh Indonesia, termasuk di Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7/2026).
Dalam acara tersebut, Prabowo menyoroti upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan industri etanol guna mendukung ketahanan energi nasional. Fokus utama adalah mengembangkan campuran bensin dengan etanol, dimulai dengan E10, yang memiliki kandungan 10% etanol. Ia menjelaskan, saat ini Indonesia sudah mampu memproduksi etanol untuk pencampuran bensin, dan ke depannya ada target untuk mencapai E20.
Menurut Prabowo, saat ini hanya ada satu pabrik etanol yang beroperasi, namun ia menegaskan pentingnya pembangunan lebih banyak pabrik untuk memenuhi kebutuhan tersebut. “Hari ini saya dipaparkan soal pabrik etanol. Kita harus membangun minimal 30 pabrik etanol, bahkan mungkin 50 pabrik,” kata Prabowo, menekankan pentingnya investasi dalam infrastruktur energi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi negara.
Dalam konteks yang lebih luas, pernyataan Prabowo ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus berinovasi dalam sektor energi meskipun terdapat skeptisisme terkait stabilitas ekonomi. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan hasil dari kebijakan-kebijakan ini untuk meningkatkan kualitas hidup dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia.