Jackiecilley.com – Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno mengungkap fakta terkait penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang membawa Roy Suryo dan Dokter Tifa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Penyidik tersebut sebelumnya pernah mendampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis ketika mereka bertemu mantan Presiden Joko Widodo di Solo. Pertemuan itu merupakan langkah untuk memenuhi syarat mendapatkan restorative justice.
Oegroseno menyatakan bahwa penyidik yang terlibat tidak mempertimbangkan independensi serta pemahaman mengenai hak asasi manusia (HAM). Ia berpendapat, jika memang Roy dan Tifa mengalami masalah kesehatan, tidak perlu mereka dibawa ke RS Polri. “Dokter seharusnya dapat dihadirkan di Polda Metro Jaya, mengapa harus dipaksakan?” ungkapnya pada Jumat (19/6/2026).
Sebagai purnawirawan tinggi, Oegroseno merasa kecewa karena suaranya tidak didengar oleh penyidik yang masih aktif. Ia mengaku telah berupaya meminta agar kesehatan keduanya diperiksa di Polda tetapi penyidik tetap bersikukuh. “Saya merasa tidak dihormati, coba gunakan nurani,” ujarnya.
Lebih lanjut, Oegroseno juga mengkritik perlakuan terhadap Dokter Tifa yang, menurutnya, diperlakukan layaknya teroris. Ia menceritakan bahwa saat dalam perjalanan, Dokter Tifa dipersempit dari belakang dan samping. Oegroseno menekankan bahwa Tifa bukanlah teroris atau pelaku kejahatan serius dan seharusnya tidak ditahan di awal proses ini. Keprihatinannya mencerminkan ketidakpuasan terhadap tindakan sebagian pihak dalam proses penegakan hukum di Indonesia.