Pertamina Turunkan Harga Pertamax Sesuaikan Daya Beli Masyarakat

[original_title]

Jackiecilley.com – PT Pertamina Patra Niaga telah mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax series, sejalan dengan arahan pemerintah. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat dan menjamin ketersediaan pasokan BBM nasional.

Dalam keterangannya, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan bahwa penyesuaian harga ini merupakan respons terhadap perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. “Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah,” ujarnya pada Jumat.

Penurunan harga tersebut menjangkau beberapa jenis BBM. Pertamax Turbo kini dijual seharga Rp18.300 per liter, turun dari sebelumnya Rp19.300. Pertamax Green 95 juga mengalami penurunan harga, dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter. Sementara itu, harga Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter. Harga untuk Pertamina Dex tetap di Rp21.150 per liter dan Dexlite di Rp19.700 per liter. Penyesuaian harga ini berlaku dalam wilayah yang menerapkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti DKI Jakarta.

Kitty menekankan komitmen perusahaan untuk menyediakan energi berkualitas dan menjaga keandalan pasokan. Ini adalah penurunan harga pertama untuk Pertamax dan Pertamax Green sejak kenaikan yang terjadi pada 10 Juni 2026, yang dipicu oleh ketegangan internasional antara Amerika Serikat dan Iran.

Keputusan ini diharapkan dapat mendukung masyarakat dan mencegah lonjakan harga lebih lanjut di pasar BBM.

Baca Juga  Auditor BPKP Temukan Kerugian Negara Rp1,5 Triliun dari Chromebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *