Netanyahu dan Trump Diskusikan Negosiasi Nuklir Iran Saat Terancam

[original_title]

Jackiecilley.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan untuk bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Washington pada Rabu depan. Pertemuan ini bertujuan membahas perkembangan negosiasi antara AS dan Iran, di tengah ketegangan yang meningkat setelah Menteri Luar Negeri Iran mengancam pangkalan militer AS di kawasan.

Kantor Netanyahu mengonfirmasi rencana pertemuan tersebut pada Sabtu (7/2). Dalam pernyataan yang dikeluarkan, Netanyahu menegaskan bahwa semua pembicaraan mengenai Iran harus mencakup pembatasan program rudal balistik serta penghentian dukungan Teheran terhadap kelompok seperti Hizbullah dan Hamas, yang disebut sebagai “poros Iran”.

Pertemuan antara Netanyahu dan Trump ini menjadi penting mengingat situasi yang berkembang, termasuk pembicaraan tidak langsung yang berlangsung di Oman yang belum menunjukkan kemajuan berarti terkait program nuklir Iran. Trump menilai pembicaraan tersebut cukup positif dan menyatakan kemungkinan negosiasi lanjutan di awal pekan depan, di mana perwakilan AS dipimpin oleh Steve Witkoff dan Jared Kushner.

Di tengah diskusi tersebut, ancaman dari Trump untuk menggunakan kekuatan militer demi mencapai kesepakatan nuklir tetap menjadi sorotan, terutama setelah pengerahan kapal induk USS Abraham Lincoln ke kawasan. Negara-negara Teluk Arab mengungkapkan kekhawatiran bahwa peningkatan ketegangan dapat mengarah pada konflik yang lebih luas, terutama mengingat pengalaman konflik Israel-Iran yang masih segar dalam ingatan.

Laksamana Angkatan Laut AS, Brad Cooper, turut terlibat dalam pertemuan ini, menjadi sinyal bahwa aspek militer juga diperhatikan dalam pembicaraan. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, berpendapat bahwa negosiasi harus berlangsung tanpa tekanan dan ketegangan, menekankan pentingnya penyelesaian dalam suasana damai.

Baca Juga  Pengamat: Langkah Pemerintah Ambil Alih Beban "Whoosh" Tepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *