Jackiecilley.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengungkapkan bahwa sekitar 2.500 desa di Indonesia masih belum terhubung dengan internet. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) yang berlangsung di Jakarta. AHY, panggilan akrabnya, juga mencatat bahwa banyak daerah yang bahkan belum mendapatkan akses listrik dan telekomunikasi dasar.
Dalam pengamatan terbaru, AHY melakukan kunjungan ke Papua untuk menjalin koordinasi dengan pemimpin dari enam provinsi dan puluhan kabupaten di kawasan tersebut. Dari pertemuan tersebut, berbagai aspirasi terkait kebutuhan infrastruktur dasar, seperti penyediaan listrik, air bersih, dan perumahan layak disampaikan. Terlebih lagi, akses jalur transportasi yang memadai untuk menghubungkan pegunungan dan kawasan pesisir sangat diharapkan.
AHY menekankan pentingnya infrastruktur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan mengatakan, “Ekonomi bisa tumbuh jika ditopang oleh infrastruktur yang memadai.” Ia percaya bahwa infrastruktur yang baik akan menciptakan peluang ekonomi baru, terutama dalam era digital saat ini.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa digitalisasi harus diikuti dengan integrasi sistem, data, dan informasi untuk menciptakan efisiensi yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Dengan demikian, produktivitas dapat meningkat, dan daya saing baik bagi individu maupun UMKM akan terbantu, sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
AHY menekankan bahwa tujuan utama dari transformasi digital adalah menghadirkan kemakmuran bersama, dan untuk mencapainya, pembangunan infrastruktur yang menyeluruh adalah kunci penting.