Jackiecilley.com – Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan subsektor Desain Komunikasi Visual (DKV) untuk meningkatkan kekayaan intelektual lokal. Hal ini disampaikan dalam acara “Re:Rasa International Poster Biennale 2026” yang berlangsung di Universitas Paramadina, Jakarta, dari 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Acara ini dirancang untuk mempertemukan desainer, ilustrator, dan akademisi dari berbagai negara, guna menciptakan kolaborasi dan peluang baru dalam bidang desain.
Riefky menyatakan bahwa karya IP lokal yang berdaya saing global dapat memberikan nilai tambah bagi subsektor ekonomi kreatif lainnya, seperti fesyen, film, dan musik. Menurut data, nilai ekspor dari subsektor DKV mencapai 4,28 juta dolar AS hingga pertengahan 2026, menunjukkan kemampuan desainer Indonesia dalam menembus pasar global dengan karya-karya yang berkelas dunia.
Sebanyak 88 karya terkurasi dari 25 negara dipamerkan di acara ini, menggambarkan Indonesia sebagai tempat yang dipercayai untuk kolaborasi internasional dalam desain. Riefky menegaskan bahwa desain tidak hanya sekadar estetik, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun identitas serta membuka berbagai peluang ekonomi.
Acara ini juga melibatkan program-program interaktif seperti Artist Talk dan Creative Workshop. Dengan konsep “Re:” yang mengajak pembacaan ulang terhadap realitas serta “Rasa” untuk menyentuh ranah emosional, pameran ini berfungsi sebagai titik temu antara pemikiran kritis dan empati.
Melalui inisiatif ini, Re:Rasa diharapkan menjadi salah satu platform desain internasional yang memperkuat jaringan kreativitas serta memberikan dampak positif bagi ekosistem desain di Indonesia. Menurut Rektor Universitas Paramadina, Didik Junaidi Rachbini, keberanian dalam mengambil langkah kecil dapat membuka jalan untuk pencapaian lebih besar di masa depan.