Mendag Dorong Produsen “Pet Food” Maksimalkan Pasar Domestik dan Ekspor

[original_title]

Jackiecilley.com – Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengajak para produsen pakan hewan peliharaan untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk dalam rangka memaksimalkan pasar domestik serta memperluas akses ke pasar ekspor. Dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu, Budi menegaskan pentingnya menjadikan produk lokal sebagai pilihan utama di tengah maraknya produk impor.

Dalam upaya untuk memanfaatkan potensi besar pasar domestik, Budi mendorong para pelaku usaha lokal agar memperkuat kapasitas produksi dan meningkatkan kualitas pakan hewan peliharaan. “Kami melihat peluang besar untuk produk lokal di pasar ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa peningkatan daya saing dapat membuka lebih banyak peluang ekspor, terutama dengan adanya perjanjian perdagangan, termasuk Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA), yang direncanakan untuk ditandatangani tahun ini.

Data menunjukkan bahwa kinerja ekspor pakan hewan peliharaan Indonesia menunjukkan tren positif, dengan pertumbuhan mencapai 31,98 persen antara tahun 2021 hingga 2025. Pada tahun 2025, nilai ekspor diproyeksikan mencapai 8,66 juta dolar AS dengan negara tujuan utama seperti India, Malaysia, Jepang, Filipina, dan Hong Kong.

Meskipun pertumbuhan ini menciptakan suasana optimis, Indonesia masih memiliki ruang besar untuk meningkatkan penetrasi di pasar global, di mana saat ini berada pada posisi ke-59 sebagai pemasok, dengan pangsa pasar hanya 0,03 persen. Para eksportir utama seperti Jerman, Thailand, dan Amerika Serikat mendominasi pasar pakan hewan peliharaan dunia. Dengan strategi yang tepat, Indonesia berpotensi memperkuat posisinya di sektor ini dan terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga  Perputaran Uang Ekowisata Rinjani Mencapai Rp182 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *