Jackiecilley.com – KJRI Johor Bahru berhasil memfasilitasi pemulangan Bachtiar, seorang nelayan asal Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, yang terdampar di perairan Pulau Tioman, Pahang, Malaysia. Bachtiar dilaporkan hilang saat melaut pada 10 Oktober 2026 dan ditemukan pada 15 Oktober setelah proses pencarian yang melibatkan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).
Kehilangan Bachtiar mencuat setelah laporan resmi dari otoritas Indonesia, yang segera diteruskan oleh KJRI Johor Bahru kepada APMM. Kerja sama ini menunjukkan upaya luar biasa dalam mencari dan mengevakuasi nelayan tersebut, yang didapati kelaparan dan kehabisan bahan bakar serta perbekalan. Begitu ditemukan, Bachtiar mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan bantuan akomodasi sementara serta logistik.
Dhania Afini Lestari, Pelaksana Fungsi Konsuler 3 KJRI Johor Bahru, mengonfirmasi bahwa pemulangan Bachtiar dilakukan pada 17 Oktober 2026. Proses penyerahan dilakukan oleh APMM kepada pihak berwenang Indonesia di perbatasan laut. KJRI juga menyampaikan rasa terima kasih terhadap APMM Negeri Pahang atas bantuan dan koordinasi yang telah diberikan.
Dalam kesempatan ini, KJRI Johor Bahru mengingatkan seluruh nelayan untuk selalu memastikan kelayakan kapal serta kecukupan bahan bakar dan perbekalan sebelum melaut. Langkah pencegahan ini sangat penting untuk menghindari kejadian serupa di masa depan. Dengan demikian, keselamatan nelayan akan lebih terjaga saat beraktivitas di laut.