Kimia Farma Kurangi Kerugian 94 Persen melalui Transformasi Bisnis

[original_title]

Jackiecilley.com – PT Kimia Farma (Persero) Tbk menunjukkan kemajuan signifikan dalam kinerja keuangan dengan berhasil memangkas rugi bersih hingga 94 persen pada kuartal III tahun 2026. Direktur Utama perusahaan, Djagad Prakasa Dwialam, menyatakan perbaikan ini dicapai berkat transformasi bisnis, efisiensi operasional, serta penguatan fundamental keuangan.

Pada kuartal ketiga 2026, perusahaan mencatatkan kerugian bersih sebesar Rp13 miliar, turun drastis dari Rp234 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan perbaikan sekitar 94,49 persen yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi Kimia Farma. Penjualan perusahaan tetap stabil di angka Rp7 triliun, sementara laba usaha juga mengalami peningkatan signifikan, mencapai Rp227 miliar, naik 129,31 persen dibandingkan tahun lalu.

EBITDA perusahaan turut mengalami kenaikan, tumbuh 32,04 persen year-on-year, dari Rp381 miliar pada kuartal III 2025 menjadi Rp503 miliar. Performa ini mencerminkan kemajuan dalam pelaksanaan transformasi bisnis dan pengelolaan keuangan perusahaan, terutama melalui penguatan kinerja operasional yang lebih efisien.

Dengan pencapaian ini, Kimia Farma memperlihatkan komitmennya untuk terus memperkuat fundamental bisnis dan menjaga momentum pemulihan kinerja yang berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan, tetapi juga dapat menciptakan dampak positif bagi pemangku kepentingan.

Capaian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi langkah-langkah strategis selanjutnya, untuk mendorong pertumbuhan dan kestabilan jangka panjang perusahaan di masa depan.

Baca Juga  Kementan Ajak Masyarakat Awasi Distribusi 1.200 Ton Beras untuk Sumatera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *