Khofifah Kembangkan Agro-Hub Jatim untuk Perkuat Ketahanan Pangan

[original_title]

Jackiecilley.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengumumkan pengembangan Jatim Agro-Hub sebagai strategi memperkuat posisi provinsi ini sebagai lumbung pangan nasional. Rencana ini terkait dengan proyeksi produksi padi Jawa Timur yang akan mencapai lebih dari 10,4 juta ton gabah kering giling (GKG) pada tahun 2025. Menurut Khofifah, produksi padi akan menyumbang 17,34 persen terhadap total produksi nasional.

Pengembangan Jatim Agro-Hub dijadwalkan berlangsung seiring dengan peningkatan kualitas irigasi, hilirisasi hasil pertanian, dan perkembangan korporasi di sektor pertanian. Selain padi, sektor lain seperti jagung, tebu, daging, susu, telur, dan perikanan juga akan dioptimalkan untuk mendukung kebutuhan pangan nasional. Upaya ini bertujuan tidak hanya untuk menjaga produktivitas, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan.

Dalam konteks yang lebih luas, Khofifah menekankan pentingnya peningkatan konektivitas dan kualitas sumber daya manusia, agar hasil pertanian dapat lebih mudah menjangkau pasar luas. Hal ini termasuk dalam sembilan program prioritas Nawa Bhakti Satya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode 2025–2029.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga memberikan apresiasi atas capaian produksi berbagai komoditas di Jawa Timur, yang dinilai signifikan untuk ketahanan pangan nasional. Amran menambahkan rencana pembangunan fasilitas grand parent stock di Jawa Timur untuk mendukung penyediaan bibit ayam ras bagi kebutuhan se-Indonesia.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Jawa Timur diharapkan dapat terus bertindak sebagai gerbang baru nusantara dan mempertahankan pertumbuhan ekonominya yang on track.

Baca Juga  Jakarta Diprediksi Cerah Berawan dan Hujan Ringan Senin Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *