Kemenperin Tingkatkan Akses Kerja untuk Disabilitas di Industri

[original_title]

Jackiecilley.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Indonesia berkomitmen untuk memperluas akses kerja bagi penyandang disabilitas di sektor industri manufaktur. Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif untuk menciptakan pembangunan industri yang inklusif dan berkeadilan. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyatakan pentingnya penerapan prinsip keadilan sosial dalam penguatan sektor industri.

Menurut Agus, industri manufaktur memiliki potensi besar untuk menyediakan peluang kerja setara bagi semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. “Kemenperin berkomitmen untuk membuka ruang partisipasi yang setara bagi penyandang disabilitas, agar mereka dapat berkontribusi secara produktif dalam ekosistem industri nasional,” ungkapnya dalam pernyataan di Jakarta pada Senin.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin telah bekerja sama dengan startup Top Loker untuk mengadakan kegiatan Pengembangan Inklusi Sektor Manufaktur bagi Penyandang Disabilitas. Acara ini diadakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Semarang pada 28 Januari 2026.

Reni Yanita, Direktur Jenderal IKMA, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk membuka akses kerja bagi penyandang disabilitas di sektor industri yang strategis. Dia juga menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi individu disabilitas untuk berpartisipasi secara aktif.

Hingga Agustus 2025, sektor manufaktur menyerap sekitar 20,26 juta tenaga kerja, yang mencakup 13,83 persen dari total tenaga kerja nasional. Dengan pendekatan inklusif, Kemenperin berharap sektor ini dapat semakin banyak menyerap penyandang disabilitas dalam angkatan kerja.

Baca Juga  Kementerian PU Percepat Akses Pemulihan di Pemalang dan Purbalingga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *