Kemenperin Kolaborasi dengan Pemda Tingkatkan Akses IKM ke SNI

[original_title]

Jackiecilley.com – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia melakukan kerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di berbagai daerah untuk memperkuat akses industri kecil menengah (IKM) terhadap layanan sertifikasi Standard Nasional Indonesia (SNI). Kolaborasi ini dianggap penting karena IKM biasanya memiliki kedekatan lebih dengan pemerintah daerah dalam mengakses layanan industri.

Emmy Suryandari, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, menyatakan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk menyederhanakan proses sertifikasi SNI bagi IKM. Dengan mengoptimalkan peran Disperindag, pelaku IKM dapat lebih cepat mendapatkan informasi dan layanan yang diperlukan. “Disperindag menjadi penghubung yang penting untuk memudahkan akses ke layanan dari Kementerian Perindustrian di tingkat daerah,” ungkap Emmy di Bandung, Jawa Barat.

Pemerintah juga telah menyediakan insentif untuk mempercepat proses sertifikasi SNI, seperti diskon hingga 75 persen untuk tarif layanan pengujian. Bagi kategori usaha mikro dan wirausaha baru, pengujian dapat dikenakan tarif 0 rupiah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, ada fasilitas pendampingan tanpa biaya untuk membantu IKM dalam penyusunan dokumen SNI dan penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001.

Emmy menekankan bahwa kebijakan ini sejalan dengan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 19 Tahun 2021. data terbaru menunjukkan bahwa layanan ini banyak dimanfaatkan, terutama oleh IKM di sektor makanan, serta telah menghasilkan ribuan sertifikat SNI dan laporan hasil uji. Tantangan yang dihadapi kini adalah memastikan informasi layanan SNI dapat disampaikan secara efektif kepada IKM melalui Disperindag dan jaringan balai di daerah.

Baca Juga  Araujo Dipastikan Absen dalam Laga Melawan Atletico Karena Masalah Pribadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *