Kebijakan Baru Israel Memicu Kecaman Dunia, Trump Berkomentar

[original_title]

Jackiecilley.com – Kebijakan baru Israel yang berpotensi memperluas aneksasi wilayah Tepi Barat mendapat penolakan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pernyataan tersebut meluncur dari Gedung Putih di tengah meningkatnya ketegangan dan kecaman dari berbagai pihak internasional. Menurut Trump, stabilitas Tepi Barat adalah kunci untuk menjaga keamanan Israel serta mencapai perdamaian di kawasan tersebut.

Kecaman terhadap kebijakan ini muncul setelah dua menteri senior Israel, Bezalel Smotrich dan Israel Katz, mengumumkan aturan baru yang dinilai akan memperkuat kendali Israel atas wilayah Palestina yang diduduki. Kebijakan tersebut mempermudah Israel dalam menguasai lahan untuk pembangunan permukiman baru, termasuk pengalihan kewenangan perizinan pembangunan di kota Hebron dari Otoritas Palestina ke otoritas Israel.

Smotrich menekankan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memperdalam kehadiran Israel di seluruh wilayah Tanah Israel sekaligus mengubur konsep negara Palestina. Tindakan ini segera menarik perhatian delapan negara mayoritas Muslim, termasuk Mesir, Indonesia, dan Arab Saudi, yang menganggap langkah tersebut ilegal dan berpotensi memaksa pengusiran rakyat Palestina dari tanah mereka.

Kecaman juga datang dari pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa, di mana Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, memperingatkan bahwa langkah Israel dapat mengancam stabilitas regional. Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, menambahkan bahwa keputusan tersebut melemahkan upaya penyelesaian konflik Palestina-Israel dan mengancam prospek solusi dua negara. Kecenderungan ini semakin memperburuk kondisi bagi rakyat Palestina yang berjuang untuk menentukan nasib mereka sendiri.

Baca Juga  Alex Marquez Siap Menjajal Motor Pabrikan Ducati di 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *