KDM Dorong Transportasi Umum yang Terintegrasi dan Adil untuk Warga

[original_title]

Jackiecilley.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meresmikan proyek pembangunan infrastruktur Bus Rapid Transit (BRT) Cekungan Bandung, yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas transportasi umum bagi masyarakat metropolitan. Acara groundbreaking berlangsung di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, pada 22 Juli dan menandai langkah awal menuju sistem transportasi publik yang lebih modern dan terintegrasi, dengan target beroperasi penuh pada 2027.

Dedi Mulyadi menekankan pentingnya ketersediaan transportasi umum yang adil dan efektif, mengingat pertumbuhan populasi dan kebutuhan yang terus meningkat di kawasan Bandung Raya. Ia berharap pembangunan ini dapat dilakukan dengan aman dan berkualitas, serta merata ke semua lapisan masyarakat, termasuk desa-desa yang sering terabaikan dalam proses pembangunan. “Jawa Barat harus adil,” katanya.

Proyek BRT ini merupakan bagian dari Indonesia Mass Transit Project (Mastran) dengan investasi sebesar Rp1,3 triliun. Rencana pengembangan mencakup jalur khusus sepanjang 21 kilometer, enam depo utama, dan 753 halte, serta penerapan sistem transportasi pintar untuk meningkatkan efisiensi. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menjelaskan bahwa BRT akan menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan di kawasan tersebut, yang berdampak pada produktivitas dan biaya logistik.

Pembiayaan proyek ini melibatkan beberapa sumber, termasuk Pemerintah Indonesia, World Bank, dan Agence Française de Développement. Fokus pembangunan tahap pertama adalah pada halte dan jalur utama, dengan target waktu tunggu layanan maksimal 7 menit pada jam sibuk. Diharapkan, proyek ini dapat menjawab tantangan mobilitas masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Baca Juga  Harga Emas UBS-Galeri24 Turun, Antam Tetap Stabil Jumat Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *