Jackiecilley.com – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A Paliwang, mengumumkan rencana pembangunan penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di provinsi tersebut pada tahun 2027. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa investor serta lokasi untuk proyek tersebut sudah disiapkan.
Zainal menyampaikan hal ini dalam wawancara setelah menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor Gubernur Kaltara, di Tanjung Selor, pada Kamis. Pembangunan tempat penyimpanan BBM ini bertujuan untuk memperlancar distribusi dan menjaga ketersediaan stok di Kaltara, yang saat ini masih bergantung pada penyimpanan di Berau, Kalimantan Timur.
Situasi antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) belakangan ini menjadi perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Kaltara. Gubernur mengakui telah berkoordinasi dengan pihak PT Pertamina untuk mencari solusi terkait distribusi BBM yang terhambat. “Kami terus berkomunikasi untuk mendapatkan kelancaran distribusi,” tambahnya, menyoroti kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kuota BBM di daerah tersebut.
Sebagai langkah strategis, Zainal menegaskan pentingnya memiliki tempat penyimpanan BBM sendiri, agar Kaltara tidak lagi tergantung pada daerah lain. “Kita berupaya untuk membangun storage di Kaltara dengan menggandeng vendor,” ujarnya. Dengan demikian, ia berharap kebutuhan BBM provinsi ini dapat diatasi secara mandiri tanpa harus bergantung pada Berau.
Pengembangan infrastruktur penyimpanan BBM ini diharapkan dapat memberikan solusi konkret bagi warga Kaltara, terutama mengingat tantangan distribusi yang dihadapi selama ini.